Memasuki bulan suci Ramadhan, pengendara sepeda motor dihimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika kondisi tubuh mengalami penurunan energi akibat berpuasa.
Perubahan pola makan dan jam istirahat selama Ramadhan dapat mempengaruhi konsentrasi, refleks, serta daya tahan tubuh. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak mampu menjaga fokus dan mengendalikan diri di jalan raya.
Instruktur Safety Riding Center mengungkapkan bahwa waktu rawan kecelakaan selama Ramadhan umumnya terjadi menjelang waktu berbuka puasa, ketika banyak pengendara terburu-buru ingin segera tiba di rumah. Situasi lalu lintas yang padat, ditambah kondisi fisik yang menurun, dapat memicu pengambilan keputusan yang kurang tepat di jalan.
Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menyampaikan, “Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan ritme energi yang dapat mempengaruhi fokus berkendara. Karena itu, penting bagi pengendara untuk lebih sabar, mengatur waktu perjalanan, dan tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh tidak prima. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh makna ini.”
Berikut Tips Tetap Aman Berkendara Saat Ramadhan:
1.Atur Waktu Perjalanan dengan Baik
Berangkat lebih awal agar tidak perlu terburu-buru menjelang waktu berbuka. Hindari kebiasaan meningkatkan kecepatan karena dikejar waktu.
2. Jaga Konsentrasi dan Kendalikan Emosi
Saat energi menurun, emosi lebih mudah terpancing. Tetap tenang, sabar, dan tidak terpancing oleh perilaku pengendara lain.
3. Perhatikan Kondisi Fisik
Jika merasa lemas, pusing, atau mengantuk, segera menepi di tempat aman untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
4. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Dengan kondisi tubuh yang tidak seprima biasanya, menjaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan sangat penting untuk memberikan waktu reaksi yang cukup.
5. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Helm standar, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup tetap wajib digunakan sebagai wujud komitmen #Cari_Aman, guna meminimalkan risiko cedera jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan. Justru di bulan penuh berkah ini, keselamatan harus semakin diutamakan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga. Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk lebih disiplin dan selalu #Cari_Aman, agar setiap perjalanan tetap selamat hingga sampai ke tujuan.



