Fungsi rantai sepeda motor memiliki peranan penting dalam meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Meski tergolong mudah dalam perawatannya, rantai sepeda motor memiliki beberapa jenis. Membersihkan rantai tidak cukup hanya dengan sabun biasa, selalu terdapat kotoran atau oli yang sudah mengering dan sulit untuk dibersihkan.
Selain dibersihkan, pemilik bisa ke bengkel resmi AHASS untuk melakukan penyetelan berkala untuk di rantai roda agar tidak kendor dan bisa berakibat lepasnya rantai roda, sekaligus membahayakan pengendara serta juga merusak komponen lainnya..
Secara umum, ada tiga jenis rantai yang digunakan pada sepeda motor, antara lain :
1. Rantai biasa memiliki bentuk komponen yang sangat umum digunakan pada sepeda motor cub dan beberapa di motor sport.
2. Rantai O-Ring memiliki bentuk yang mirip dengan rantai biasa, namun memiliki ring karet berbentuk pipih seperti seal, disebut O-Ring karena berbentuk lingkaran yang ditempatkan di antara komponen rantai untuk mencegah saling bergesekan yang menyebabkan noise seperti suara berisik dan menyimpan cairan pelumas sehingga lebih awet.
3. Rantai X-Ring, mirip dengan rantai 0-Ring dengan penempatan seal di bagian samping antara komponen rantai. Bedanya sealnya dipilin untuk membuatnya lebih kuat, biasa digunakan untuk sepeda motor berperforma tinggi.
Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ade Rohman, menjelaskanmeski ketiga jenis rantai tersebut mudah dibersikan dan merawatnya pun sama, perbedannya adalah keawetannya, dimana untuk rantai standar biasanya lebih cepat mengalami masalah seperti kendur, berisik dan masalah lainnya yang menyebabkan lebih cepat diganti.
“Namun rantai tipe biasa atau yang tanpa ring juga dapat menjadi lebih awet jika dirawat dan dibersihkan dengan benar. Karena biasanya pengguna sepeda motor selalu melakukan kebiasaan buruk, seperti melumasi rantai dengan oli bekas yang justru akan merusak rantai,”ujar Ade.
Berikut tahapan membersihkan rantai sepeda motor yang benar, bisa dilakukan bersamaan dengan mencuci semua bagian sepeda motor dan bisa juga hanya bagian rantai saja, diantaranya :
* Sepeda motor harus dalam kondisi berdiri menggunakan standar tengah untuk membuat rantai dan gear bisa bergerak bebas.
* Komponen rantai dan gear dalam kondisi kotor karena kerak kotoran dan oli dibersihkan dahulu menggunakan cairan khusus, seperti cairan penetran atau menggunakan bensin.
* Gunakan sikat gigi bekas atau sikat lainnya untuk merontokan semua kotoran hingga kesela-sela sampai bersih.
* Cuci menggunakan sabun khusus sepeda motor, bisa juga menggunakan sabun pencuci piring untuk menghilangkan cairan, minyak atau oli yang sulit hilang jika hanya menggunakan air saja.
* Gunakan cairan pelumas khusus untuk menjaga rantai dan gear bergerak mulus dan membuat komponen tetap awet.
“Perawatan rantai sebaiknya dilakukan secara rutin, baik saat mencuci sepeda motor maupun saat melakukan perbaikan atau service sepeda motor. Selalu gunakan komponen rantai dan gear dari Honda Genuine Part untuk menjamin keaslian dan keawetan produk,” ujar Ade. /Denres




