Hingga saat ini curah hujan dan banjir di beberapa wilayah di Indonesia masih tergolong tinggi yang mengakibatkan banyak kendala, termasuk berdampak kepada masyarakat pengguna motor yang sering mengalami kondisi mogok, bahkan kerusakan mesin secara berat ditengah genangan banjir saat beraktifitas sehari hari.
Berikut tips pengecekan motor setelah menerjang banjir :
- Oli Mesin: Sangat Penting mengecek oli mesin setelah melewati genangan banjir, cek melalui dipstick oli. Cek warna oli motor kamu, jika berwarna cokelat bahkan sampai berwarna putih segera mungkin kuras oli mesin dan ganti dengan yang baru.
- Oli Gear / Gardan: Ini khusus untuk motor matic, cek juga oli gear motor kamu seperti oli mesin jika berwarna cokelat bahkan sampai berwarna putih secepatnya diganti. Karena kemungkinan besar bagian ini lebih mudah kemasukan air.
- Busi, Tutup Busi dan Coil: Jika Banjir ketinggian airnya terlalu tinggi air akan merusak ke komponen ini, akan terasa jika motor kamu tidak stabil langsamnya dan terasa brebet saat digas.
- Filter Udara: Seperti halnya oli, filter udara akan terkena air jika anda paksakan menerjang banjir, akibatnya motor terasa tersendat. Cek filter udara bila perlu ganti jika basah.
- CVT: Kebanyakan pengendara pengguna motor matic akan mengabaikan bagian ini setelah menerjang banjir, karena mereka menganggap tidak adanya gejala sama sekali setelah menerjang banjir. Padahal pada bagian CVT ini, terdapat komponen – komponen yang anti terhadap air, seperti V-belt, kampas otomatis dan pulley-pulley. Meski tidak akan menimbulkan masalah secara langsung. Namun, bila dibiarkan dan tidak dicek, hal ini akan menyebabkan bunyi tidak normal dan getaran tidak normal mengakibatkan performa motor menurun ke depannya. /Denres




