Helm merupakan salah satu perlengkapan berkendara yang penting selain Jaket dan Sarung Tangan untuk selalu #Cari_Aman. Fungsi helm yang melindungi kepala dan meningkatkan keselamatan berkendara sepeda motor harus diimbangi dengan perawatan yang tepat. Perawatan secara baik akan memastikan helm berfungsi sebagai mestinya.
Berikut adalah tips perawatan helm agar tetap nyaman ketika berkendara, diantaranya :
1. Bersihkan lapisan luar helm, berikut kacanya jika terlihat kusam, terkena debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro fiber, sekaligus menghiadari lecet. Bisa juga menggunakan shampo atau sabun khusus perawatan helm.
2. Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya kejernihan visor helm.
3. Gunakan cotton bud saat membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau, seperti lubang ventilasi pada helm untuk menjaga sirkulasi udara pada helm.
4. Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain microfiber kering dan hindari menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam styrofoam, mengurangi kekuatan perekat styrofoam pada helm, juga dapat menimbulkan jamur jika proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.
5. Lpisan dalam portable dapat dilepas, kemudian rendam dan cuci menggunakan tangan atau tanpa sikat karena bisa merusak kain pelapisnya. Bilas hingga bersih lalu tepuk-tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas agar tidak merusak kualitas busa helm.
6. Lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Angkat helm lalu bilas dengan bersiah, kemudian tekan busa helm perlahan demi menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.
7. Lumasi bagian engsel helm, seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehingga fungsi engsel tetap maksimal.
8. Setelah helm bersih, untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.
9. Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara, gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur sekaligus menurunkan kualitas dari busa helm.
10. Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan jamur.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ludhy Kusuma menjelaskan, dengan melakukan perawatan tersebut maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.
Dan tentunya kenyamanan perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala. /Denres




