Mantab, Pikoli Oil lagi lagi beri kejutan di musim 2024 ini saat mengawal perhelatan Kejurnas Mandalika Racing Series (MSR) yang pentas perdananya siap digulirkan Sabtu & MInggu (2-3 Maret) di Mandalika International Circuit, Lombok, NTB.

Gebrakan Pikoli Oil selain menjadi sponsor penting dalam ajang MSR adalah memberikan hadiah istimewa kepada 4 pembalap yang meraih superpole, diantaranya untuk Kelas Underbone 150, Kelas Sport 150, Kelas Sport 250, sekaligus Kelas Sport 600 yang masing masing berhak membawa cash money 5 Juta Rupiah. Jadi Pikoli Oil total menggelontorkan Rp. 20 Juta di buat pembalap di ajang ini ya sobz.
Hadiah tambahan dari Pikoli Oil untuk Kejurnas Mandalika Racing Series tersebut jelas menjadi multivitamin alias penyemangat bagi seluruh peserta, pasalnya mereka akan lebih termotivasi ekstra dalam mengeluarkan seluruh performa terbaiknya menjadi penguasa podium dalam gelaran paling dinantikan pencinta motorsport senusantara.

“Kehadiran Pikoli Oil memang selalu dinantikan fanatsimenya, tak terkecuali bagi pembalap di Indonesia. Untuk itu kami hadir dan mengawal kemeriahan MSR tahun ini, sekaligus memberikan hadiah tambahan bagi mereka yang menjadi penguasa 4 kelas ini,”buka H. Supriyono, Marketing Executive Officer (MEO) PT Abadi Kokoh Insani sebagai Produsen Pikoli Oil.

Lebih lanjut, H. Supriyono yang juga Kabid Olahraga Roda 2 IMI DKI Jakarta menambahkan jika seluruh produk terbaik juga berkelas Pikoli Oil siap menyapa ribuan penonton di ajang MSR ini, mulai dari Pikoli Gaenwa-X, Pikoli 300VT serta Pikoli 5100VT yang sudah memiliki additive terbaru dan sempurna yaitu Additive Synthetic Multi Ester untuk mendapatkan performa mesin tinggi, sekaligus maksimal.

“Kami akan membawa produk khusus Pikoli Oil ini di Mandalika dalam menemani kemeriahan event seri perdana MSR yang siap menjadi tontonan fantastis masyarakat Indonesia, special bagi pencinta Motorsport tanah air yang didukung istimewa oleh Pikoli Oil, pelumas terbaik nomor wahid yang selalu hadir dan semakin peduli akan dunia otomotif tanah air,”tutup. H. Supriyono. /MS




