Edisi ke-13 dari pembinaan dan pelatihan gelaran Yamaha VR46 Master Camp (7-12 Agustus 2024) di Italia diikuti oleh 6 rider dari 6 negara, salah satunya bLU cRU Pro Racer pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yaitu Wahyu Nugroho. Selain itu juga Gonzalo Sanchez Melendez (Spanyol), Takumi Takahashi (Jepang), Dorian Joulin (Prancis), Aymon Bocanegra (Peru) dan Md Adamhaikal Bin Jahar (Malaysia).
”Master Camp merupakan kesempatan istimewa karena menghadirkan bakat-bakat muda yang ingin melangkah lebih jauh dalam karir balap mereka dengan berbagai kegiatan untuk mewujudkan impiannya. Kami yakin mereka menjalin ikatan yang erat saat menjalani pelatihan intensif bersama selama seminggu,”ujar Tetsu Ono, General Manager Motorsports Strategy Division Yamaha Motor Co., Ltd.
Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, mengungkapkan kesannya menjalani latihan di Yamaha VR46 Master Camp dan meraih podium di berbagai sesi kompetisi. Dirinya berterimakasih kepada Yamaha Racing Indonesia. Ini merupakan langkah yang sangat baik baginya bergabung dengan Yamaha VR46 Master Camp.
“Pelatihan ini sangat membantu saya berkembang dalam segala aspek sebagai pembalap. Saya akan membawa semua pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki, dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Banyak pembalap di kejuaraan dunia yang berasal dari sini hingga berhasil mencapai puncak. Yamaha Time To The Max, Yamaha Semakin Di Depan, Full Gasspol,”ucap Wahyu Nugroho.
Sebelumnya, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengirimkan para pembalap potensialnya mengikuti Yamaha VR46 Master Camp, seperti Galang Hendra Pratama, Imanuel Putra Pratna, M Faerozi, Anggi Setiawan dan Aldi Satya Mahendra. Dan tahun ini giliran Wahyu Nugroho menimba ilmu, dia menjalani berbagai latihan dan edukasi.
Pada hari pertama (7 Agustus 2024) sebelum dilakukan pelatihan khusus, terlebih dahulu dilakukan sesi perkenalan. Kemudian berlanjut pemeriksaan medis yang bertujuan memastikan kondisi fisik yang fit dalam menjalani aktivitas di Yamaha VR46 Master Camp. Selanjutnya diisi dengan MiniGP di Jeepers Kart Track. Mereka menjalani latihan bersama dengan para pembalap VR46 Riders Academy. Pembalap Moto2 di tim Yamaha VR46, Jeremy Alcoba dan Ayumu Sasaki ikut mendampingi.
Kondisi demikian yang menjadi motivasi kuat peserta karena berlatih dengan para petarung Moto2. Di momen tersebut dilakukan juga balap MiniGP dengan basic mesin YZ85. Wahyu Nugroho pun berhasil podium runner-up. Sedangkan di hari ke-2 (8 Agustus 2024), enam pembalap dari benua Asia, Eropa dan Amerika tersebut melakukan flat track training di sirkuit milik Valentino Rossi, Motor Ranch VR46 di Tavullia Italia sebanyak 2 sesi dimana setiap sesi berlangsung sekira 2,5 jam.
Flat track adalah latihan di atas tanah datar dan pada latihan ini dilakukan dengan pacuan berbasic YZ250. Enam racer tersebut dilatih langsung Marco Belli yang selama ini melatih para pembalap VR46 Riders Academy yang konsen di balap MotoGP, Moto2 ataupun balapan lainnya. Ikut juga bergabung Ayumu Sasaki. Selain itu juga ada sesi eSport dengan instruktur Lorenzo Daretti.
Aktivitas berbeda dilakukan pada hari ke-3 (9 Agustus) dengan melakukan training motocross, eSport dan fisiogym. Pembalap Moto2 Jeremy Alcoba ikut mengawal selama jalannya latihan. Seperti biasa di akhir sesi dihadirkan kompetisi eSport hingga Wahyu Nugroho merenggut podium ke-3 dalam lomba eSport tersebut. Sedangkan hari ke-4 (10 Agustus 2024) banyak dihabiskan di Pomposa Circuit.
Mereka melakukan latihan di atas pacuan Yamaha YZF-R3, model global yang diproduksi di Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Saat kompetisi di atas R3, Wahyu Nugroho mendapatkan podium ke-2. Jadi model persaingannya adalah berdasarkan best time tercepat (superpole) yang diukir masing-masing peserta. Dalam kegiatan ini, juga ditemani oleh Jeremy Alcoba.
Kemudian hari ke-5 (11 Agustus 2024) lebih difokuskan lagi pada flat track training di VR46 Motor Ranch. Selain latihan di trek, juga ada proses belajar lewat video yang dijelaskan Marco Belli. Alhasil, tidak hanya bicara praktek, juga dalam setiap training di Yamaha VR46 Master Camp yang yang dijalani, diberikan pengetahuan ataupun instruksi untuk meningkatkan skill ataupun fisik dari peserta.
Dan hari terakhir (12 Agustus 2024), Wahyu Nugroho kembali menjalani latihan flat track. Dalam sesi ini selama aktivitas juga didampingi Andrea Migno sebagai coach. Wahyu Nugroho berada di posisi ke-4. Selanjutnya acara refreshing ke VR46 Store yang menyediakan berbagai merchandise VR46, lalu ditutup dengan kunjungan ke VR46 Company sekaligus pemberian sertifikat.
Mantabnya, dari seluruh kegiatan tersebut, Wahyu Nugroho berhasil mendapatkan total 3 medali dari 4 sesi kompetisi yang dilakukan. Pencapaian luar biasa tersebut sama dengan yang diraih Aymon Bocanegra (Peru). /SF




