Paguyuban Honda Kabupaten Bekasi (PHOKI) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai klub dan komunitas motor Honda di wilayah Kabupaten Bekasi. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 22 Februari 2025, bertempat di Dealer Virgi Motor Cikarang.
Mubes ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus untuk memilih ketua umum baru, dengan harapan dapat mempererat hubungan antar anggota serta membawa PHOKI ke arah yang lebih baik. Selain itu, acara ini juga menjadi bentuk dukungan penuh akan kegiatan yang diadakan Ikatan Motor Honda Jawa Barat serta PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Honda untuk wilayah Jawa Barat.
Musyawarah ini dihadiri oleh 50 peserta, terdiri dari perwakilan sembilan klub dari total sebelas klub dan komunitas yang berada di bawah naungan PHOKI. Klub-klub yang hadir di antaranya adalah DTCplus (Tiger), SFOC (StreetFire), CCC (CBR), VABERS (Vario), HBCC (Beat), GLECI (Astrea Legenda), KICK (Karisma), HPCI (PCX), dan HANTARA (ADV), HSOI Cikarang dan VRCI Cikarang.
Dengan terselenggaranya Mubes ini, diharapkan PHOKI semakin solid dan terus berkontribusi dalam membangun komunitas motor Honda yang lebih baik di Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat pada umumnya.
Mubes Paguyuban Honda Kabupaten Bekasi (PHOKI) diisi dengan berbagai agenda penting, yaitu pembahasan isu internal dan eksternal di tingkat paguyuban, serta penyampaian laporan pertanggungjawaban dari setiap divisi.
Pada sesi pertama, peserta Mubes menggelar pemilihan ketua umum PHOKI yang dengan bro Ade Iin Solihin dari Honda Beat Club Cikarang (HBCC) terpilih secara aklamasi dengan perolehan suara mencapai 90 persen. Dengan demikian, ia resmi menjabat sebagai Ketua Umum PHOKI untuk periode 2025–2027.
Dalam sambutannya, Bro Ade menyampaikan bahwa Mubes ini merupakan momen yang sangat dinantikan oleh klub-klub anggota PHOKI, karena menjadi harapan bagi perkembangan paguyuban ke depan dan bersama-sama dapat membawa PHOKI ke arah yang lebih baik dan mengaktifkan kembali berbagai agenda klub serta paguyuban di masa mendatang. /MS




