Muhammad Kiandra Ramadhipa, pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) sukses meraih podium perdana di ajang European Talent Cup (ETC) di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (4/5) dengan menjadi yang tercepat ketiga di balapan pertamanya dalam kondisi basah.
Prestasi pebalap 15 tahun ini pun sontak diiringi dengan berkibarnya Merah Putih di podium ETC. Ramadhipa bersama Honda Asia-Dream Junior Team, melakukan start bagus dari posisi kelima dan sempat turun ke posisi keenam setelah keluar lintasan.
Namun, dia terus memperkecil jarak dengan pebalap di depan, hingga akhirnya bersaing memperebutkan podium dengan pebalap unggulan lain. Dalam duel dramatis, Ramadhipa sukses mendahului lawannya di lintasan lurus terakhir dan mengunci posisi ketiga di garis finish.
”Saya bisa menguasai situasi dengan sangat bagus, Saya terus fokus, tidak melakukan kesalahan lagi, dan berhasil meraih podium dan menangis saat tiba di parc ferme karena dapat hasil sejauh ini setelah hasil tes di Valencia. Motivasi saya semakin kuat. Kami akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil bagus di Jerez beberapa pekan ke depan,”ujar Ramadhipa.
Sayangnya, prestasi selanjutnya tak berlanjut di balapan kedua, karena Ramadhipa terlibat insiden di tikungan pertama akibat ditabrak pebalap lain. Meskipun mencoba melanjutkan balapan, motornya tak bisa dihidupkan kembali dan dia gagal finish. Ramadhipa menutup akhir pekan dengan raihan 16 poin dan duduk di peringkat ketujuh klasemen sementara ETC.
Veda Ega Tampil Impresif Sebelum Alami Cedera
Sementara itu, Veda Ega Pratama, rekan satu pembinaan Ramadhipa dari Astra Honda Racing Team, harus mengakhiri balapan kelas JuniorGP dengan cedera, usai mengalami highside saat berada di posisi kelima.
Pebalap 16 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta itu tampil luar biasa sejak awal balapan. Start dari posisi ke-10, Veda langsung merangsek ke posisi depan dan sempat memimpin grup ketiga. Setelah menjalani long lap penalty yang membuatnya sempat merosot ke posisi ke-13, Veda kembali menunjukkan determinasi tinggi dengan kembali menembus posisi kelima.
Namun, saat mencoba mendekati tiga besar, dia terjatuh di antara tikungan 11 dan 12, yang membuatnya bertabrakan dengan dua pebalap lain. Veda langsung dibawa ke Medical Centre dan didiagnosa mengalami retak kecil di tulang pangkal fibula dan pergelangan kaki kanan.
Andy Wijaya, GM Marketing Planning and Analysis AHM menyampaikan apresiasinya. ”Kami bangga dengan perjuangan dan semangat pantang menyerah Veda dan Ramadhipa di level balap Eropa. Ini adalah buah dari komitmen berjenjang kami dalam membina pebalap muda, dari level regional hingga dunia. Kesuksesan Ramadhipa meraih podium dan performa impresif Veda menjadi bukti bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level internasional,”ujar Andy.
Putaran berikutnya ajang FIM JuniorGP akan digelar di Circuito de Jerez – Angel Nieto pada 29 Juni – 1 Juli 2025. Ramadhipa dan Veda diharapkan bisa kembali tampil dengan performa terbaik untuk membawa harum nama Indonesia di kancah balap dunia. /MS




