Disaksikan Dodi Reza Alex Noerdin selaku Bupati Musi Banyu Asin, kejuaraan nasional balap kuda besi bertajuk Pirelli Motoprix Regional A Sumatera yang berlangsung seru (22 September 2019) lalu kembali dilangsungkan meriah. Pastinya dengan mendapuk sirkuit Skyland, Muba, Sumsel bareng 3 kategori wajib yang menjadi tujuan all pembalap nasional merengkuh status terbaik seantero Pulau Sumatera.

So, beberapa kejutan seputar persiapan, serta performa terbaik peserta menjadi perbincangan seru, berikut disaksikan ribuan penonton yang hadir memadati sirkuit andalan di Provinsi Sumsel ini gaess. Laga Expert (Bebek 4T 150cc) pun diakui berlangsung sengit dan special saat mempersembahkan pembalap sarat prestasi sejak race dikibarkan.

Tentunya jadi ajang unjuk skill Deri Irfandi dalam mempertahankan posisi terbaik di intasan sepanjang 2,2 KM ini. Perlu diketahui, pembalap berpayung Honda Indako KYT FIF RCB Racing Team ini sejatinya tampil percaya diri menjadi pemuncak kasta tertinggi Motoprix Region Sumatera setelah di seri perdana sukses meraih hasil positif di Sirkuit Pancing, Medan, Sumatera Utara.

Keberhasilan pria santun (Deri) memuncaki juara region Motoprix tahun ini tentu memiliki kesan penting yang mendalam, sekaligus menjadi impiannya sejak lama, meski sejak awal banyak pihak yang memprediksi penampilan doi akan melenggang mulus meraih kasta tertinggi.

“Selain jadi torehan prestasi bergengsi, saya tetap menjadikan pengalaman yang tak terlupakan ini sebagai penyamangat, sekaligus menciptakan rasa optimis untuk terus menatap agenda ke depan demi kembali menjadi yang terbaik di even selanjutnya,”bilang joki berusia 29 Tahun.

Luapan kegembiaran tim Honda Indako KYT FIF RCB RT atas keberhasilan pembalap andalannya ini juga diikuti hasil gembilang pasukan Suhandi Padang 88 bareng racer Maruli sebagai pemuncak di kelas novice, serta penampilan Mohd Silmi Helsinky yang berhasil merajai Rookies Class kelar fight seru bareng Riyan Ananda.

Untuk menghadapi putaran ke 4 Region Sumatera, joki berwajah cool tersebut sengaja tidak tampil ngotot seperti yang diperlihatkan saat di putaran sebelumnya. “Hal ini saya lakukan demi menjaga poin yang sudah diraih dan Alhamdulillah bisa memuluskan langkah menjuarai kelas rookies bareng kekompakan pasukan UJRT Pirelli RCB Proliner SSS NHK Ipone Racetech Aceh,”bangganya. Raiyen/Thietho





