Kegiatan Ride to Nature semakin digemari para biker, karena selain bisa menghilangkan kepenatan dari aktifitas gawe, ajang tersebut memiliki tujuan lainnya, yaitu bersosialisasi dengan sesama biker di tempat lain dan mendukung pertumbuhan komunitas. Seperti pengalaman pemilik XSR 155 asal Pontianak, yang memilih untuk menjelajahi pesona alam pulau Kalimantan dengan wilayah hutan yang luas.

”Memiliki alam yang begitu luas membuat kami kian bersemangat melakoni touring ini. Trek di sini tipikalnya bujur (lurus), diikuti tikungan kami sebut “tikungan ci luk ba”. Tentu jadi sensasi riding tersendiri, namun harus tetap fokus berkendara menghadapinya agar lancar dalam perjalanan,”ungkap Jeffrey Kristian Hia, konsumen XSR 155 yang juga Ketua Umum XSR Brotherhood Indonesia (XBI) Pontianak.
Meskipun kondisi terbatas karena pandemi, Jeffrey bersama member XSR Brotherhood Indonesia (XBI) Pontianak lainnya sempat melakukan touring panjang merambah alam dan hutan menuju Ketapang. Dalam waktu 12 jam dari Pontianak, mereka tiba di salah satu area di Kalimantan Barat, sekaligus menginap dua malam di sana.

”Kami bersilaturahmi bareng para biker XSR 155 di sana, antusiasme mereka tinggi dan punya potensi besar untuk terbentuknya chapter komunitas XBI. Selain itu, digelar juga bakti sosial bersama. Ini pengalaman menyenangkan, dengan XSR 155 perjalanan Ride to Nature jadi semakin enjoy karena didukung ban dual purpose untuk kenyamanan, Assist & Slipper Clutch bikin ganti gigi lebih halus. Dan ketika riding malam hari melewati hutan, lampu LED motor ini sangat membantu jarak pandang yang lebih luas,”sahut pria 27 tahun yang merupakan karyawan swasta.
Selain Ketapang, perjalanan Ride to Nature juga turut melewati wilayah Singkawang, sekaligus menikmati keindahan alam wisata pantai, bersilaturahmi dengan pengguna XSR 155 di sana serta memperluas jangkauan komunitas tersebut. Saat ini chapter XBI di area Kalimantan beranggotakan ratusan orang member yang tersebar di berbagai wilayah yaitu Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Palangkaraya dan Sambas. /Tito




