Aldi Satya Mahendra telah menuntaskan seri ke-2 World Supersport di sirkuit Portimao Portugal pekan lalu. Hasil dua race telah dievaluasi dan rider binaan Yamaha racing Indonesia ini kembali melanjutkan pemulihan pasca operasi pergelangan tangan agar bisa tampil lagi dengan kondisi lebih baik di putaran berikutnya di Assen Belanda 18-19 April mendatang perbaikan result race yang lebih baik lagi.
Di Portimao, Aldi Satya Mahendra “El’ Dablek” sempat memberikan pertarungan di barisan tengah race 1. Sayangnya, motor Aldi ditabrak pembalap lain dan menyebabkan knalpot bengkok serta agak melebar keluar, sehingga saat mau belok kanan selalu menyentuh aspal jadi motor tidak bisa di push.
Race 2 berjalan lebih baik bagi rider AS BLU CRU Racing Team itu karena set up motor mengantarkannya mendapatkan best time sepanjang rangkaian seri 2 Portimao. Sayangnya, saat memasuki lap 8 dia merasakan sakit pada pergelangan tangan kanan yang merupakan efek dari operasi sebelumnya. Keadaan itu membuatnya memutuskan masuk pit box dan berhenti balapan lebih awal.
Aldi Satya Mahendra tidak mendapatkan poin dari dua race kali ini, finish ke-23 race 1 dan DNF race 2. ”Hasil race di Portimao kurang maksimal. Setelah ini ada waktu rehat dan kembali ke Eropa menjalani seri-seri berikutnya di sana. Semoga semuanya lancar dan saya bisa mengambil poin lagi untuk memperbaiki posisi di klasemen,”bilang Aldi Satya Mahendra.
Rencananya rider berusia 19 tahun asal Yogyakarta itu akan kembali ke Eropa awal April nanti dan stay di sana hingga seri 7 di Misano bulan Juni. Kesempatan terbuka bagi Aldi untuk melakukan improvement berbagai aspek yang dibutuhkan saat race. Di klasemen sementara, Aldi berada di peringkat 11 dengan 23 poin hasil dari seri 1 Phillip Island Australia.
Sementara itu Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berharap Aldi mencapai hasil optimal yang bermanfaat menambah poin agar meningkatkan posisi di klasemen. “Perjalanan musim ini masih panjang dan kami tetap optimis masih terbuka peluang meraih hasil optimal,”ungkap Wahyu Rusmayadi.




