Menjadi pembalap tuan rumah tentu memikul beban mental yang cukup berat, seperti yang dialami Adly M Taufik, pembalap asal subang yang harus tampil maksimal dihadapn pendukungnya pada event UDRM ICR yang berlangsung disirkuit Gerymang Subang 24-25 September 2022 kemarin.
Berlaga di salah satu kelas panas, yaitu Sport 2T 155cc Std, Adly yang pada event ini membela tim Mandiri Motor G&D SBC Pamanukan Ft Gaza Racing mengaku sudah mempersiapkan diri sejak 2 minggu sebelum event. Tentu saja hal ini dilakukan agar mendapat hasil maksimal alias prestasi.

“Setelah sukses meraih juara pada event sentul 2 minggu lalu, kita langsung kerja keras lagi demi meraih hasil terbaik pada event kandang om. Karena kita ingin kembali mengulang & mempertahankan prestasi yang telah kita raih sebelumnya,”jelas David Madsen, owner tim yang juga juragan motor bekas terbesar di Pamanukan.
Kerja keras yang dilakukan jelang race day pun tidak sia-sia, mencatatkan waktu tercepat disesi kualifikasi menjadi jalan pembuka bagi Adly untuk mencapai target juara dikelas tersebut & tentunya hadiah pembuka 1jt Rupiah sebagai pole positioner. Namun sayang, harapan tersebut sempat pupus setelah Adly mengalami kecelakaan hebat dikelas lainnya.

“Sempat pesimis juga bisa balap di final setelah kecelakaan pada race bebek 2T 116cc std open yang bikin dada saya sesak hingga susah bernafas. Tapi dukungan keluarga & rasa tanggung jawab saya kepada tim saya optimalkan buat istirahat pada malam harinya. Alhamdulillah pagi hari kondisi saya membaik & siap berlaga di final,”sahut Adly yang memaksa untuk tetap gaspoll di race final.
So, dengan tekad & dukungan moral yang kuat berdiri di podium juara pun berhasil diraih tanpa adanya perlawanan yang berarti, sekaligus berhasil menggondol hadiah 10jt rupiah persembahan panitia. Jozz dan selamat untuk Adly maupun Mandiri Motor G&D SBC Pamanukan Ft Gaza Racing. /Nuadjah




