Salut dan menginspirasi, DPP Moonraker Indonesia sukses menggelar agenda keren bertajuk GEPREK atau Gebyar Pemeriksaan Kesehatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, (8 Juli 2025) di sekretariat mereka di kawasan Cijagra, Kota Bandung.
Acara ini turut berkerjasama dengan UPTD Puskesmas Cijagra, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, serta Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, berikut dihadiri Agung Firmansyah selaku anggota DPRD Kota Bandung Komisi IV, Ganjar Sutisna sebagai Kordinator SSR PKBI Kota Bandung, perwakilan KPA, sekaligus disaksikan Tian Gustian, S.Sos selaku Lurah Cijagra.

Kang Iwa, Kabid Haol DPP Moonraker Indonesia mengatakan, kegiatan Gebyar Pemeriksaan Kesehatan (GEPREK) secara gratis ini diikuti hampir 200 orang yang terdiri dari masyarakat sekitar maupun perwakilan dari 10 DPC Moonraker, Ladies Of Moonraker, juga Pelajar Mahasiswa Bonkop (PMB).
“Awalnya kami hanya menargetkan 100 orang saja. Ternyata diluar dugaan animo peserta yang mengikuti begitu luar biasa hingga membuat agenda Gebyar Pemeriksaan Kesehatan (GEPREK) yang berlangsung dari pagi berakhir hingga sore hari,”ujar kang Iwa kepada Motostylerz.
Acara dimulai dengan sesi penyuluhan seputar edukasi tentang pentingnya arti kesehatan secara universal, mendorong pola untuk hidup sehat dan pencegahan, sekaligus penanggulangan HIV/AIDS sejak dini. Selanjutnya ada sesi pemeriksaan mata, cek darah, kolesterol, asam urat maupun diabetes yang langsung ditangani oleh 17 petugas medis serta terbagi atas tiga tim.

Sementara itu Ketua Umum DPP Moonraker Indonesia yang akrab disapa kang Iman menambahkan, seluruh acara Gebyar Pemeriksaan Kesehatan yang merupakan kegiatan sosial tersebut berjalan sangat efektif. Pastinya ini semua atas kolaborasi yang baik seluruh pihak yang sudah mendukung, termasuk para peserta yang mengikuti.
“Kami berharap di momen edukasi yang special ini, seluruh peserta bisa mengaplikasi serta meningkatkan kesadaran atas pentingnya kesehatan yang selanjutnya bisa disampaikan kepada teman, keluarga maupun masyarakat luas. Pastinya Gebyar Pemeriksaan Kesehatan (GEPREK) bisa kembali dilaksanakan dengan kolaborasi yang lebih luas lagi,”tutup Kang Iman, diangguki kang Iwa. /MS




