Terbatasnya kompetisi garuk tanah di masa pandemi tidak membuat surut semangat bagi pecinta grasstrack tanah air khusunya di Jabar. Hal ini terlihat pada gelaran Taruna Jaya Open Grasstrack yang di helat di sirkuit Taruna Jaya, Sida Mulya, Subang Minggu 15 November 2020.
Event hasil karya Santo & Niko Batak yang juga dikawal ketat skuad Pakusarakan Racing Comitee berhasil menuai kesuksesan, bukan hanya soal kemasan secara universal, melainkan meriah karena berhasil merangkul sebanyak 436 starter yang hadir dari wilayah Jabar & Jateng. Hadiah untuk 6 Juara umum tentu jadi magnet tersendiri bagi para peserta yang hadir.

“Pastiinya saya begitu sangat puas dengan gelaran perdana kami ini, antusiasme peserta di luar dugaan dari yang kita sepakati bersama. Dengan hasil special seperti ini, selanjutnya saya berencana untuk mengadakan kembali gelaran yang tentunya dengan konsep jauh lebih baik lagi,”jelas Santo, Ketua Penyelenggara.
Ada hal menarik dari ramainya gelaran ini, yaitu kurang nyamannya beberapa peserta yang hadir akan lintasan yang di sajikan penyelenggara. Pasalnya track yang terlalu panjang dan handicapnya kurang maksimal yang berakibat menguras fisik para pembalap, berikut memiliki efek pada motor hingga menemui kendala maupun kerusakan di sektor kaki kaki.

Atas masukan positif ini, panitia berjanji akan memperbaiki kondisi sirkuit lebih baik dari sekarang. “Kami memohon maaf kepada seluruh peserta apabila masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan even perdana ini. Seluruh masukan akan kami tampung untuk segera direalisasikan demi mewadahi maksimal antusias pecinta grasstrack tanah air, khususnya Jawa Barat,”jelas Santo. Semoga di event selanjutnya semua pihak dapat terpuaskan. Sukses untuk Taruna Jaya Open Grasstrack. /Nuadjah




