Rayakan Hari Donor Darah Sedunia, Daya Group bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Bandung menyelenggarakan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap sesama sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Indonesia yang masih tergolong tinggi.
Saat ini kebutuhan darah di Kota Bandung seringkali tidak mencukupi, terutama untuk golongan darah tertentu yang permintaannya tinggi untuk kebutuhan transfusi. Seringkali pendonor yang cocok ternyata tidak lolos seleksi untuk mendonorkan darahnya.
Meski terjadi peningkatan signifikan pada jumlah kantong darah yang terkumpul setiap tahunnya, tetap ada kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan stok kantong darah di PMI.
Dampak ini menimbulkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah kekurangan darah untuk operasi, terutama operasi darurat, seperti kecelakaan, persalinan, dan kanker. Akibatnya, angka kematian bisa meningkat akibat tidak terpenuhinya kebutuhan darah.
Daya Group tergerak pun mengambil langkah nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan darah nasional. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat sedikit membantu meningkatkan ketersediaan darah yang aman serta berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Aksi Donor Darah Bersama Daya Group
Bekerja sama dengan PMI Kota Bandung, Daya Group menyelenggarakan aksi donor darah (13-14/6) kemarin di Kantor PMI Cabang Kota Bandung, Jalan Aceh No.79 yang bertetapan dengan Hari Donor Darah Sedunia.
Setelah proses donor darah selesai, Daya Group telah menyediakan bingkisan terima kasih yang merupakan bentuk apresiasi kepada para pendonor yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan darahnya.
Aksi donor darah bersama Daya Group di Hari Donor Darah Sedunia ini diharapkan dapat mendorong kontribusi masyarakat dalam mendonorkan darahnya. Lalu, mereka juga dapat mengajak keluarga ataupun rekan-rekannya untuk turut datang ke PMI Kota Bandung.

“Melalui aksi donor darah ini, kami ingin menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada kesehatan masyarakat. Harapannya, ini bisa membantu memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di Kota Bandung,” jelas Corporate Secretary Director Daya Group, Anwar Joesoef.
Acara ini mendapat sambutan baik dari masyarakat, dan terlihat bahwa antusiasme masyarakat untuk mendonorkan darah sangatlah tinggi. Kebanyakan dari pendonor yang datang pun telah memenuhi kriteria serta persyaratan secara medis.
Untuk menjadi donor darah, beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi, seperti calon donor harus sehat jasmani dan rohani, membawa KTP asli atau fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai identifikasi, usia calon donor antara 17 hingga 59 tahun untuk donor pertama kali, berat badan calon donor harus di atas 47 kg, dan mereka harus tidur cukup pada malam sebelumnya.
Selain itu, calon donor tidak boleh mengonsumsi obat dan vitamin lebih dari 1.000 mg tiga hari sebelum donor darah, berikut tidak boleh memiliki riwayat penyakit serius seperti sakit jantung, diabetes, tumor atau kanker, penyakit pernapasan, atau pernah menjalani operasi besar serta harus bebas dari ketergantungan narkoba.
Bagi wanita, ada tambahan persyaratan khusus, yaitu tidak boleh sedang menstruasi, hamil, atau menyusui, juga disarankan untuk menggunakan pakaian dengan lengan yang longgar agar memudahkan proses donor darah.
Selain syarat diatas, kriteria tekanan darah dan hemoglobin yang akan diperiksa oleh petugas kesehatan di PMI secara langsung nggak kalah penting. Upaya untuk memastikan keamanan darah donor ini juga terlihat dari proses skrining yang dilakukan oleh tim medis PMI Kota Bandung.
Setiap pendonor diwajibkan mengisi formulir kesehatan, menjalani pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan golongan darah, serta berkonsultasi dengan dokter sebelum proses pengambilan darah dilakukan.
Pentingnya Aksi Donor Darah
Aksi donor darah oleh Daya Group dan PMI Kota Bandung diharapkan dapat memenuhi target kantong darah harian yang kemudian akan diproses dan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. Daya Group berharap antusiasme masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela akan terus bertahan.
Pasalnya, mendonorkan darah tidak hanya dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi yang melakukan. Salah satu manfaat tersebut adalah donor darah rutin dapat membantu menurunkan kadar zat besi dalam tubuh, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Selain itu, dengan rutin mendonorkan darah, kekentalan darah di dalam tubuh akan berkurang. Darah yang terlalu kental dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko pembekuan darah serta komplikasi kesehatan yang serius.
Oleh sebab itu, mari jadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin untuk hidup yang lebih sehat dan bermakna. Ingat, setiap tetes darah yang Anda berikan akan memberikan kesempatan hidup bagi orang yang tengah membutuhkan. /MS




