Ketika berkendara jarak dekat maupun jauh, sangat penting untuk sesekali berhenti dan beristirahat yang bermanfaat tidak hanya untuk mendinginkan mesin sepeda motor, tetapi juga untuk memberikan kesempatan tubuh pengendara menjadi lebih rileks, mengurangi kekakuan, serta mencegah rasa pegal dan lelah.
Salah satu penyebab utama rasa pegal dan lelah selama berkendara adalah postur tubuh yang tidak tepat. Bahkan, postur yang salah dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena mempengaruhi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma menjelaskan, “Berkendara yang aman dan nyaman dimulai dari postur tubuh yang benar. Dengan menjaga posisi tubuh yang rileks, tidak hanya perjalanan menjadi lebih menyenangkan, tetapi juga membantu kita tetap fokus dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.”
Para pengendara sepeda motor dapat memperhatikan 7 poin postur berkendara yang aman dan nyaman guna mencegah rasa capek dan pegal. Dengan postur yang baik, pengendara dapat menjaga stamina dan mengurangi potensi gangguan fisik selama perjalanan, diantaranya :
1. Pandangan Mata ke Depan:
Fokuskan pandangan ke depan untuk memprediksi potensi bahaya. Perhatikan pergerakan dan sinyal dari tiga atau empat kendaraan di depan Anda guna mengantisipasi situasi yang tidak terduga.
2. Pundak Rileks:
Usahakan agar pundak tetap rileks dan tidak kaku. Pundak yang tegang dapat menyebabkan kelelahan lebih cepat.
3. Sikut Membentuk Sudut:
Biarkan siku membentuk sudut alami. Ini membantu meredam getaran dan gaya pegas, terutama saat melakukan akselerasi atau pengereman.
4. Pegangan Tangan yang Rileks:
Genggam stang motor dengan ringan namun tetap mantap. Jangan menarik handel rem atau kopling ketika tidak sedang dioperasikan untuk menghindari tekanan berlebihan pada tangan.
5. Posisi Pinggul yang Tepat:
Duduklah dengan pinggul di tengah jok. Pastikan posisi tubuh tegak, tidak miring ke salah satu sisi, dan tidak terlalu ke depan atau ke belakang dari jok.
6. Posisi Lutut dan Betis:
– Untuk tipe matic dan cub: pastikan lutut berada di dalam sayap motor.
– Untuk tipe sport: lutut dan betis sebaiknya menempel ringan pada fuel tank. Posisi ini membantu mengurangi risiko benturan dari arah depan atau samping.
7. Arah Ujung Kaki:
– Untuk tipe matic: ujung kaki menghadap ke depan di dalam dek/sayap motor.
– Untuk tipe sport: posisikan ujung jari kaki (jempol kaki) ringan di atas pedal rem dan pedal persneling untuk memudahkan pengoperasian.
Pentingnya lagi, angan lupa untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu. Dengan #Cari_aman, perlengkapan ini memastikan keamanan dan kenyamanan Anda saat berkendara, sehingga Anda dapat sampai di tujuan dengan selamat. /Syam






