Tes kemanan baterai Chery secara global sukses dibuktikan nyata di Jakarta dengan disaksikan Kepala Subdirektorat Manajemen Keselamatan Kendaraan Bermotor (Heri Prabowo), Kementrian Perhubungan Indonesia, notaris serta media nasional.
Uji ketahanan tersebut dilakukan dengan cara merendam Guardian Baterai Chery kedalam air laut selama 53 jam dan 51 menit yang ternyata tetap ampuh dan berfungsi tanpa adanya kebocoran, maupun tanpa adanya insiden hubungan arus pendek, serta tanpa pelarian termal sehingga sangat memenuhu seluruh validasi teknis untuk insulasi listrik
Momen ini untuk menguji enam aspek dari sistem evaluasi keamanan (panas, dingin, kering, lembab, kecepatan tinggi dan medan berat) . Mantabnya, setelah momen tes tersebut dan kembali di pasang pada kendaraan listrik, bateri yang sudah direndam air laut ini masih berfungsi dalam satu kali percobaan, sekaligus tetap menghasilkan daya yang stabil ketika mobil digunakan di jalan rasa. Artinya uji ketat kelayakan ini sukses tanpa anomali.
Baterai ini memiliki daya tahan terhadap air dan debu dengan peringkat IP68, fitur powercut-off dalam 2 ms, rentang suhu operasional sangat lebar dan sistem pemantauan kesehatan baterai seketika selama 24/7, menawarkan fitur keamanan secara lengkap yang didukung teknologi pintar. Dalam fitur proteksi pasif, TIGGO8 CSH juga didukung pelindung bodi mobil dari baja dengan kekuatan Tarik 780 MPa.
Dalam sesi tersebut juga konfigurasi TIGGI8 CSH “5+2” yang lega, serta ekosistem V2L menjadi pusat perhatian. Begitu juga bagasi yang lebar berkapasitas 1.930 liter, dilengkapi 36 laci penyimpanan, sekaligus V2L 3,3 kW yang siap memberikan pengalaman mengesankan sebagai kendaraan nyaman buat seluruh keluarga. /MS






