Seri pembuka Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 di sirkuit GOR Patih Gumantar, Kabupaten Landak 30-31 Mei lalu menuai banyak animo yakni 10 ribu lebih pengunjung even paling dinantikan pecinta balap garuk tanah.
Tahun ini sebanyak 152 starter menikmati keseruan event yang diwarnai persaingan sengit antar pembalap di trek yang dirancang dengan berbagai obstacles (rintangan) dari batu, kayu, tanah berpasir. Ditambah hujan turun membuat permukaan jalur berlumpur licin, sehingga jalannya race semakin menegangkan.
”Masyarakat Kalimantan Barat sangat menyukai event Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, sudah 4 kali digelar di area itu dan selalu berlangsung, baik menyaksikan race dan enjoy mengikuti aktivitas-aktivitas yang disajikan,”ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Terdapat 8 kelas yang dipertandingkan di seri 1 Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge ini dan menariknya rider lokal yang memperoleh hasil terbaik total point race 1 dan race 2 dari tiga kelas itu mendapatkan golden ticket untuk mengikuti seri 2 Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge di Jawa Timur September nanti.
Rider nasional Dadan KR asal Jabar dari tim DK Racing tampil mendominasi dengan merebut juara umum dua kelas yakni YEC 1 (WR155R Professional) dan YEC 6 (YZ Series Open). Lalu yang menjadi juara umum kelas YEC 2 (WR155R Com Advance) adalah Fianmuh dari tim 1Shop Bikers Partner.
Rider lokal yang mendapatkan golden ticket ada di peringkat 2 masing-masing dari kelas YEC 1 (WR155R Professional) adalah Matbon (1Shop Bikers Partner), Rafiek Akbar (JRT Sekadau) kelas YEC 2 (WR155R Com Advance) dan Oky Hariadi (SKW Enduro Trail) kelas YEC 6 (YZ Series Open).
Sedangkan di kelas YEC 3 (WR155R Com A) pemenangnya Muhammad Arif (tim Xtrack), Rizky Sulistyo (tim DK Racing) juara 1 YEC 4 (WR155R Com B), Feerli Peyi (tim Adhyaksa Lanun) juara 1 YEC 5 (WR155R Hobby), Cindy Murf (tim DK Racing) juara 1 YEC 7 (WR155R Women).
”Senang rasanya bisa naik podium di hadapan masyarakat Kalbar. Antusiasme mereka menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk berprestasi. Saya bertekad tampil semaksimal mungkin di seri berikutnya bersaing dengan para kroser nasional di tanah Jawa,”tutur Matbon, kroser muda usia 25 tahun asal Sambas Kalbar yang juga menyabet juara umum rider lokal meraih hadiah motor Yamaha Mio M3.


