PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Barat melalui program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI).
Dalam dua hari pelaksanaannya, AHBI hadir di dua sekolah binaan Honda, yakni SMK TI Muhammadiyah Cikampek (9 Desember) dan SMK Lentera Bangsa (10 Desember), dengan total 364 siswa dari berbagai jurusan mengikuti kegiatan inspiratif ini.
Program ini merupakan upaya nyata untuk menjembatani kesenjangan antara kurikulum sekolah dan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Melalui pembekalan ilmu, teknologi terkini sepeda motor Honda, serta motivasi dari para praktisi industri, para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dunia otomotif modern dan standar profesional yang diterapkan di industri.
Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai budaya kerja, etos profesional, serta pentingnya soft skill untuk mendukung kompetensi teknis. Sesi inspirasi dan tanya jawab interaktif membuat para siswa lebih percaya diri dalam merancang masa depan mereka setelah lulus nanti.
Technical Development Department Head DAM, Yudi Heriyadi, menyampaikan bahwa program AHBI dilakukan untuk memperluas akses pembelajaran berkualitas di sekolah-sekolah binaan Honda agar siswa dapat memahami perkembangan teknologi dan dunia kerja secara lebih nyata.
AHBI juga berperan sebagai sarana untuk menyampaikan teknologi terbaru Honda kepada SMK yang telah menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Siswa mendapatkan pembekalan berupa pengetahuan mengenai produk terbaru Honda, penjelasan fitur-fitur unggulan, serta tips perawatan sepeda motor yang relevan dengan perkembangan industri.
Kegiatan ini turut didukung oleh beberapa Affco AHM yang berkontribusi langsung dalam penyampaian materi dan pendampingan kepada para peserta. Saat ini terdapat 135 SMK binaan Honda di Jawa Barat yang menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara AHM dan DAM.
Kerja sama ini tidak hanya mencakup penerapan kurikulum TBSM, tetapi juga pelaksanaan pelatihan guru, seminar teknologi, hingga uji kompetensi. Khusus SMK bersertifikat A+ atau berstatus TUK, sekolah sudah mampu melaksanakan uji kompetensi secara mandiri.
Melalui program edukatif seperti AHBI, Honda berharap dapat terus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia dalam mempersiapkan mereka memasuki dunia industri yang kompetitif./MS




